Kuliah Tamu Poltekkes Kemenkes Gorontalo Bahas Peran Organisasi Profesi Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI)

Gorontalo, 2 Maret 2022 – Program Studi DIII Farmasi, Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Gorontalo menggelar kuliah tamu bertajuk Perundang-Undangan dalam Profesi Kefarmasian. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai peran organisasi profesi dalam dunia kefarmasian, khususnya Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI).

Kuliah tamu ini menghadirkan Maryani Hadi, S.Farm., MKM., Apt., Ketua Umum PAFI, sebagai narasumber. Dalam materinya, ia menjelaskan tentang peran PAFI sebagai organisasi profesi bagi tenaga teknis kefarmasian (TTK), standar praktik kefarmasian, serta kode etik dalam dunia farmasi. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya memahami regulasi yang mengatur tenaga kefarmasian di Indonesia agar mahasiswa dapat bekerja sesuai dengan standar dan hukum yang berlaku.

Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom ini dibuka dengan sambutan oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Gorontalo, yang menekankan pentingnya organisasi profesi dalam menjamin kualitas layanan kefarmasian. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari Program Studi DIII Farmasi, yang aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi.

Kuliah tamu ini diadakan selama satu hari, dimulai pukul 08.00 WITA hingga 12.00 WITA. Setelah pemaparan materi, mahasiswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan narasumber, sehingga mereka bisa mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai dunia kefarmasian dan peran organisasi profesi di dalamnya.

Sebagai bagian dari kegiatan akademik, mahasiswa diwajibkan membuat resume dari materi yang telah disampaikan dan menyerahkannya kepada dosen pengampu mata kuliah perundang-undangan. Laporan kegiatan ini nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran di masa mendatang.

Dengan adanya kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa lebih siap menghadapi dunia kerja dengan pemahaman yang lebih baik mengenai regulasi serta peran organisasi profesi dalam mendukung karier mereka sebagai tenaga kefarmasian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *