Perkuat Mutu Pendidikan, Farmasi Poltekkes Gorontalo Sukses Gelar Workshop Standarisasi Laboratorium

GORONTALO – Dalam upaya menghadirkan standar layanan pendidikan kesehatan yang unggul dan aman, Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo sukses menyelenggarakan Workshop Penyusunan Dokumen Standarisasi Pengelolaan Laboratorium Pendidikan, pada Rabu, 19 November 2025. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Learning Management System (LMS) ini menjadi langkah strategis institusi dalam menyelaraskan tata kelola laboratorium dengan prinsip Good Laboratory Practice (GLP) dan standar nasional pendidikan tinggi.

Direktur Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Masrif, SKM, M.Kes, menekankan bahwa laboratorium bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan jantung dari tridharma perguruan tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Menghadirkan dua narasumber kompeten untuk membekali para peserta dengan wawasan mendalam yaitu Ibu Eko Nuraini, S.Si, M.Pd (Pranata Laboratorium Pendidikan Ahli Madya dari Politeknik ATK Yogyakarta) yang mengupas tuntas mengenai Standarisasi Pengelolaan Laboratorium Pendidikan. Adapun Bapak Prima Nursyami, S.Si (Konsultan dari PT Cita Mutu Gemilang) yang membedah Penyusunan Sistem Dokumentasi Manajemen Laboratorium berbasis ISO/IEC 17025:2017.

Ibu Eko Nuraini, S.Si, M.Pd, memberikan pencerahan mengenai pentingnya manajemen peralatan dan logistik yang sistematis. Beliau menekankan bahwa setiap alat dan bahan harus memiliki rekam jejak yang jelas guna menjamin keselamatan kerja serta efisiensi sarana prasarana dalam mendukung kompetensi mahasiswa.

Melengkapi aspek teknis tersebut, Bapak Prima Nursyami, S.Si, membuka wawasan peserta cara menyusun instruksi kerja dan formulir rekaman teknis yang valid, sehingga laboratorium pendidikan di Poltekkes Gorontalo khususnya laboratorium di Jurusan Farmasi memiliki standar yang diakui, tidak hanya secara nasional tetapi juga internasional.
Keberhasilan acara ini terlihat dari tingginya partisipasi publik. Tercatat sebanyak 610 peserta resmi mendaftarkan diri, yang terdiri dari Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP), dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum dari berbagai wilayah di Indonesia. Dengan hadirnya dokumen standarisasi ini, Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo kini selangkah lebih dekat dalam mewujudkan visi sebagai pusat pendidikan kesehatan yang unggul, aman, dan berdaya saing tinggi.





















