Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo Gelar Webinar Nasional: Peran TVF dalam Implementasi Mikrobiologi dan Parasitologi pada Kasus Diabetes Melitus

Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo kembali menyelenggarakan Kuliah Tamu berskala nasional yang diselenggarakan melalui Webinar Nasional oleh UPKSDM Gorontalo yang bertajuk “Peran TVF dalam Implementasi Mikrobiologi dan Parasitologi pada Kasus Infeksi Diabetes Melitus” pada Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Ibu Fadlun Abubakar, S.Si, M.Si, selaku Moderator kegiatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Jurusan Farmasi dalam meningkatkan wawasan, kompetensi, serta pemahaman mahasiswa dan Tenaga Vokasi Farmasi (TVF) terhadap perkembangan ilmu farmasi, khususnya yang berkaitan dengan penerapan Mikrobiologi dan Parasitologi dalam penanganan kasus Diabetes Melitus (DM). Selain itu, kegiatan ini uga dilakukan untuk meningkatkan pengembangan Sentra Unggulan Pendidikan (SUP) Gorontalo, khususnya dalam mendorong penguatan mutu pendidikan, pengembangan kapasitas akademik, serta perluasan jejaring keilmuan di lingkungan Poltekkes Kemenkes Gorontalo.

Webinar Nasional ini dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Bapak Masrif, SKM, M.Kes. Dalam sambutannya, Beliau menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan pencerahan dan wawasan yang lebih luas kepada mahasiswa, sehingga mereka mampu turut serta menganalisis serta mengambil peran dalam penanganan infeksi pada Diabetes Melitus (DM), khususnya dalam kapasitas mereka sebagai calon Tenaga Vokasi Farmasi (TVF).
Beliau juga menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa farmasi dalam menghadapi tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks, di mana pemahaman terhadap aspek mikrobiologi, parasitologi, serta implementasinya dalam praktik kefarmasian menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan yang lebih optimal.


Webinar ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Bapak Dr. Apt. Hasyrul Hamzah, S.Farm., M.Sc., yang merupakan Dosen dari Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Beliau membawakan materi secara ilmiah, aplikatif, dan relevan dengan perkembangan dunia kesehatan saat ini. Dalam pemaparannya, Beliau menjelaskan pentingnya pemahaman mengenai TVF dalam implementasi Mikrobiologi dan Parasitologi, khususnya dalam mendukung penatalaksanaan kasus DM secara lebih komprehensif. Beliau juga menjelaskan mengenai biofilm sebagai salah satu faktor penting yang berperan dalam terjadinya dan menetapnya infeksi pada pasien, khususnya pada pasien DM. Oleh karena itu, Beliau menekankan bahwa pendekatan mikrobiologi menjadi sangat penting dalam memahami dan menangani kasus infeksi pada luka diabetes. Banyak kasus infeksi luka diabetes pada dasarnya dipertahankan oleh keberadaan biofilm, sehingga penanganannya tidak cukup hanya dilihat dari gejala klinis semata, tetapi juga perlu dipahami dari aspek mikrobiologis yang mendasarinya.
Melalui webinar ini, peserta memperoleh wawasan baru mengenai hubungan antara aspek farmasi, mikrobiologi, parasitologi, serta tantangan klinis yang dihadapi pada pasien dengan Diabetes Melitus. Kegiatan ini juga menjadi sarana diskusi ilmiah yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, analitis, dan siap menghadapi perkembangan praktik kefarmasian di masa depan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memperoleh tambahan ilmu pengetahuan, tetapi juga semakin termotivasi untuk terus mengembangkan kompetensi sebagai calon Tenaga Vokasi Farmasi (TVF) yang siap berkontribusi dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo terus berkomitmen menghadirkan kegiatan-kegiatan edukatif, inovatif, dan inspiratif guna mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap tantangan dunia kesehatan.




































