Mahasiswa DIII Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo Ikuti OSCE Ujian Kompetensi Nasional

Sebagai bagian dari tahapan akhir pendidikan Vokasi Farmasi, mahasiswa Semester Akhir Program Studi DIII Farmasi Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo mengikuti Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Ujian Kompetensi Nasional yang dilaksanakan pada tanggal 11–13 Juni 2026.

OSCE dirancang untuk mengukur kemampuan mahasiswa secara komprehensif melalui 6 stase keterampilan, yang meliputi Produksi, Penerimaan, Penyimpanan, Skrining Resep, Dispensing, dan Swamedikasi. Stase-stase ini mensimulasikan situasi nyata dalam praktik kefarmasian. Melalui ujian ini, mahasiswa diuji tidak hanya dari aspek pengetahuan, tetapi juga keterampilan teknis, komunikasi, profesionalisme, serta kemampuan dalam memberikan pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada keselamatan pasien.

Pelaksanaan OSCE Ujian Kompetensi Nasional menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan capaian pembelajaran yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Program Studi DIII Farmasi. Berbagai skenario yang diujikan mencerminkan tantangan nyata yang akan dihadapi di lapangan, sehingga peserta dituntut untuk mampu berpikir kritis, mengambil keputusan yang tepat, dan memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai standar profesi.

Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja. Dengan pembinaan akademik yang berkelanjutan serta pelaksanaan evaluasi kompetensi yang terstandar, diharapkan para lulusan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di bidang kefarmasian. Ujian OSCE juga merupakan salah satu syarat penting yang harus dilalui oleh mahasiswa farmasi untuk meraih gelar Ahli Madya Farmasi.

Semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh seluruh peserta selama pelaksanaan OSCE mencerminkan kesiapan generasi tenaga vokasi farmasi untuk menjadi garda terdepan dalam mendukung penggunaan obat yang rasional, aman, dan efektif di masyarakat. Ujian OSCE ini juga menjadi tahapan krusial yang wajib dilalui mahasiswa sebelum akhirnya menghadapi Ujian Kompetensi (UKOM) Farmasi. Semoga seluruh mahasiswa memperoleh hasil terbaik dan dapat melangkah menuju jenjang profesi berikutnya dengan penuh percaya diri serta integritas yang tinggi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *